Selasa, 09 Januari 2018

Desa Koto Ranah Dijadikan Kampung Wisata Pertama di Rohul

Rokan Hulu

Desa Koto Ranah Dijadikan Kampung Wisata Pertama di Rohul


Desa Koto Ranah Dijadikan Kampung Wisata Pertama di Rohul

Melihat awan dari puncak bukit suligi

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra
TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN-‎ Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), akan jadikan Desa Koto Ranah, Kacamatan Kabun sebagai Kampung Wisata pertama di Rohul.
Dimana, sebagai tahap awal, Disparbud Rohul menggandeng mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP)‎ untuk mempromosikan objek wisata "Menggapai Matahari di Puncak Ranah' Desa Koto Ranah melalui kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) yang rencananya dilaksanakan pada 8-11 Februari 2018.


Hal tersebut terungkap dari audensi puluhan mahasiswa UPP dipimpin Presiden Mahasiswa (Presma) UPP, Anto‎ Adi Putera, ‎bersama Kepala Disparbud Rohul Drs. Yusmar M.Si didampingi seluruh Kepala Bidang, Kepala Seksi, dan pegawai, di Kantor Disparbud Rohul, dihadiri Kepala Desa Koto Ranah Safrizal.
Yusmar mengungkapkan, Desa Koto Ranah berpotensi dijadikan Kampung Wisata pertama di Kabupaten Rohul‎, karena memiliki kebudayaan yang masih terjaga turun temurun, seperti tradisi Zikiu atau Zikir bersama yang dilaksanakan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, dan selesai hari raya Idul Fitri.
Bukan hanya itu saja, Desa Koto Ranah juga punya‎ kebudayaan bernama Ogong Sakti. Selain itu, Koto Ranah juga didukung alam yang begitu indah sebagai Kampung Wisata, seperti Sungai Samati Kiri di kaki Bukit Suligi yang masih alami, Air Terjun Murai Kalam, dan Hutan Mati.
"Desa Koto Ranah juga punya objek wisata 'Menggapai Matahari di Puncak Ranah' yang begitu indah di atas ketinggian 900 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut) di kawasan Bukit Suligi,"‎katanya, Selasa (9/1/2018) di Kantor Disparbud.
Menurutnya, objek wisata alam 'Menggapai Matahari di Puncak Ranah' begitu indah. Wisatawan bisa menyaksikan sunset (matahari terbenam) di sore hari, dan sunrise (matahari terbit) di keesokan harinya.
Mulai pukul 06.00 WIB, wisatawan akan disajikan pemandangan awan menghampar dari ketinggian, seperti permadani. Di atas pukul 09.00 WIB,‎ ketika awan mulai hilang, wisatawan akan disajikan hamparan Danau PLTA Koto Panjang yang begitu indah.

Pada malam harinya, wisatawan yang menginap di Puncak Ranah juga bisa melihat begitu indahnya lampu-lampu di Kota Ujungbatu dan Kota Bangkinang Kabupaten Kampar.

Yusmar mengaku, sangat berterima kasih ada tanggapan positif dari Presma UPP dan Badan Eksekutif Mahasiswa UPP dalam mendukung potensi pariwisata di Kabupaten Rohul.
Diakuinya, mahasiswa sebagai generasi muda yang masih punya semangat tinggi, tentu dapat ikut dalam mempromosikan seluruh potensi pariwisata yang ada, termasuk objek wisata di Desa Koto Ranah, Kecamatan Kabun.

"Karena itu kita persiapkan dalam rangka menjadikan Desa Koto Ranah sebagai Kampung Wisata," jelasnya.

Diakuinya, Kemah Bakti Mahasiswa, akan memberikan hal-hal yang positif kepada masyarakat Desa Koto Ranah, karena salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
"Nah ini sejalan dengan program Dinas Pariwis‎ata dan Kebudayaan. Dua program ini dalam satu kegiatan ini memberikan satu hal yang positif dan kontribusi bagi masyarakat," jelasnya. ‎
Sementara, Presma UPP, Anton Adi Putera, mengungkapkan, sekitar 500-an mahasiswa UPP akan mengikuti KBM di Desa Koto Ranah selama empat hari, mulai 8 Februari dan baru berakhir 11 Februari 2018.
Lebih lanjut dijelaskan Anton, pada kegiatan KBM, pihaknya akan menyesuaikan dengan yang akan dilaksanakan Disparbud Rohul di Desa Koto Ranah, seperti Zikir bersama, membangun gapura, dan membersihkan pasar.
Menurutnya, setelah berkunjung dan melihat langsung ke Koto Ranah,‎ desa ini bisa dinaikkan sebagai Kampung Wisata, sebab objek wisata Puncak Ranah sangat indah.
Masih ditempat yang sama, Kades Aliantan Safrizal mengaku, Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih sekira 500-an mahasiswa UPP yang akan melaksanakan Kemah Bakti Mahasiswa di desanya.

Diterangkanya, sebagai persiapan dan kelengkapan, pihak Pemdes Koto Ranah akan mengumpulkan seluruh Ninik Mamak, BPD, Pemuka Masyarakat, masyarakat, serta pemuda dan pemudi di desanya untuk memfasilitasi apa saja kebutuhan dan program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa nantinya.

Untuk lokasi Kemah Bakti‎ Mahasiswa, tambahnya akan dipusatkan di lapangan di kebun kelapa sawit masyarakat. Lokasinya sendiri dengan dengan Sungai Lou dan tidak jauh dari perkampungan masyarakat Desa Koto Ranah.
"Ya kami juga berterima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang mengajak mahasiswa ke desa kami, semoga pariwisata di desa kami semakin maju dan dikenal, baik di kabupaten, provinsi, Indonesia sampai mancanegara," pungkasnya

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: M Iqbal
Sumber: Tribun Pekanbaru.

http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/01/09/desa-koto-ranah-dijadikan-kampung-wisata-pertama-di-rohul?page=3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar