Kamis, 11 Januari 2018 11:33 WIB
Edy Nasution: Anak-anak di Riau, Tuntutlah Ilmu dan Cita-cita Merupakan Doa

Brigjen
TNI Edy Natar Nasution melakukan peletakan batu pertama di bangunan
Sekolah Dasar (SD) Al Ihsan Boarding School (IBS) Riau yang dipimpin
oleh KH Misran Agusmar.
PEKANBARU - Setelah
10 tahun berjalan dengan lembaga pendidikan setingkat SMP/MTs dan
SMA/MA, Al Ihsan Boarding School (IBS) Riau yang beralamat di Jalan
Pesantren, Desa Kubang Jaya, Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau kembali
mendirikan bangunan untuk jenjang Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Islam
Terpadu (IT) di lahan seluas 8.000 meter persegi.
Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Edy Natar Nasution diundang khusus
untuk melakukan peletakan batu pertama di bangunan Sekolah Dasar (SD) Al
Ihsan Boarding School (IBS) yang dipimpin oleh KH Misran Agusmar.
"Saya
merasa terharu, melihat semangat dan kegigihan pak Misran ingin
membangun IBS ini lebih baik lagi. Setelah berjalan 10 tahun SMP dan
SMA, kini akan membangun SD IT Madinatul Quran IBS Riau. Ini sesuatu
kemampuan yang luar biasa, yang tidak semua orang bisa melakukannya,"
kata Brigjen TNI Edy Natar Nasution pada acara Milad ke 10 IBS Riau,
Kamis (11/1/2018).
Edy Natar yang merupakan lulusan Akabri - AD
(Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Angkatan Darat) tahun
1984 ini mengajak undangan untuk flashback tentang cita-citanya yang
kini terwujud menjadi Danrem.
"Kalau kita buka file lama, ada 2 pertanyaan yang harus saya isi saat
lulus di Akabri. Pertama apa jabatan militer tertinggi yang saya
inginkan dan apa jabatan tertinggi Sipil yang saya inginkan. Karena saya
tahunya hanya Komandan Korem, maka saya jawab itu. Padahal sebenarnya
masih ada yang lebih tinggi lagi," ujar Edy Natar.
Lulusan Akabri
AD senior ini juga mengajak anak-anak Al Ihsan Boarding School ini agar
jangan takut bercita-cita setinggi-tingginya. Karena cita-cita itu
merupakan doa yang InsyaAllah akan terwujud jika dibarengi dengan usaha.
"Dari
sekarang tuntutlah ilmu, karena menuntut ilmu itu wajib bagi laki-laki
maupun perempuan. Ilmu ini sentral, dan ilmu juga akan menghantarkan
kita menuju surga Allah," kata Danrem yang religius ini.
Sebelumnya,
Pimpinan IBS Riau, KH Misran Agusmar, menyebutkan Al Ihsan Boarding
School (IBS) ini sejak berdiri berkomitnen melahirkan kader-kader
penerus cita-cita bangsa yang memiliki integritas keilmuan, kepribadian,
dan eksis dalam berbagai sektor kehidupan.
"Tadi kita sudah
melihat penampilan anak usia 3 sampai 5 tahun yang sudah mulai menjadi
penghafal Al quran. Mereka ini insyaAllah tetap akan menghafal Al quran
saat melanjutkan SD di IBS yang gedung belajarnya akan mulai dibangun
setelah peletakan batu pertama oleh Danrem 031/Wirabima," kata KH
Misran.
Di SD IT Madinatul Quran IBS ini nanti, lanjut Misran,
anak-anak dalam kesehariannya akan menggunakan bahasa Inggris, termasuk
para gurunya. Ciri khas ini sengaja di programkan agar anak-anak lulusan
IBS nantinya tidak canggung saat melanjutkan pendidikan agama ke luar
negeri.
"Anak-anak juga akan kita dilatih untuk mengkaji isi Al
quran dan hafal Al quran. Al quran menjadi pedomannya dalam menjalankan
hidup, anak-anak berakidah bersih, ibadahnya benar, serta cerdas dan
berpengetahuan," kata Misran yang terus berfikir bagaimana mengembangan
IBS menjadi sarana pendidikan yang terdepan di Kubang.
Milad ke 10
IBS Riau dan sekaligus peletakan batu pertama SD IT Madinatul Quran IBS
ini juga dihadiri oleh Kakanwil Kementrian Provinsi Riau, Ahmad
Supardi, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Siak Hulu,
Kampar.***
https://www.goriau.com/berita/pekanbaru/edy-nasution-anakanak-di-riau-tuntutlah-ilmu-dan-citacita-merupakan-doa.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar