Senin, 15 Januari 2018 17:02 WIB
Polda Riau Siapkan Tim Siber Antisipasi Beredarnya Provokasi dan Info Hoax di Dunia Maya dalam Pilgub 2018

Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo (Foto: Dokumen GoRiau.com)
PEKANBARU -
Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyiapkan tim Siber yang khusus
memantau aktivitas di dunia maya, salah satunya Medsos (Media Sosial)
guna mengantisipasi beredarnya provokasi dan informasi Hoax di dunia
maya dalam perhelatan Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur di Riau.
Ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo
Senin (15/1/2018). Dunia maya perlu dipantau guna mencegah beredarnya
hal-hal yang dapat menganggu kelancaran Pilgubri 2018, semisal provokasi
hingga info Hoax. Ini akan berlangsung selama pelaksanaan proses
Pilgubri.
"Sudah kita siapkan timnya, untuk mengawasi itu," kata
Kabid Humas Polda Riau. Tugas tim Siber ini adalah mengawasi adanya
konten mengandung provokasi dan berita bohong, yang dikhawatirkan dapat
mengganggu penyelenggaraan pesta rakyat.
"Apabila ditemukan, kita
jerat pelakunya ke UU ITE. Dalam UU tersebut dijelaskan transaksi yang
dapat merugikan akibat ujaran kebencian, Hoax atau provokasi," tegas
Kombes Guntur.
Sejauh ini, hasil pemantauan belum ditemukan adanya pelanggaran dunia
maya. Selain membentuk tim khusus, Polda Riau juga telah melakukan
pemetaan daerah rawan, yang berpotensi terjadinya kecurangan, pidana,
politik uang, pengrusakan atribut kampanye hingga bentrok antar
pendukung.
"Sudah kita petakan semua. Intinya sekarang kita harus
terus sosialisasi, edukasi, bahwa ada Panwaslu, Polisi, dan Gakkumdu.
Setiap masalah bisa diselesaikan menurut jalurnya," pungkasnya. Selain
itu, dalam waktu dekat Polda Riau bersama pihak terkait akan
menginisiasi Pilkada damai dengan melibatkan seluruh pasangan calon.
Diketahui,
ada empat pasang bakal calon yang telah mendaftar ke KPU Riau,
Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno yang diusung oleh Partai Golkar, PDIP
dan Hanura. Kemudian pasangan Syamsuar - Edy Natar Nasution yang
diusung oleh PAN, PKS dan NasDem.
Lalu Bakal calon lainnya adalah
pasangan Firdaus - Rusli Effendi yang diusung oleh Partai Demokrat dan
PPP. Terakhir adalah pasangan Lukman Edy - Hardianto yang diusung oleh
PKB dan Gerindra. ***
https://www.goriau.com/berita/pekanbaru/polda-riau-siapkan-tim-siber-antisipasi-beredarnya-provokasi-dan-info-hoax-di-dunia-maya-dalam-pilgub-2018.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar