Senin, 15 Januari 2018 17:49 WIB
UIR Bebaskan Biaya Pendidikan untuk Penghafal al Qur'an

Zulhelmy dan Anton Afrizal Candra dalam seleksi penghafal al Qur'an pada Senin pagi (15/1) di Kampus UIR Pekanbaru.
PEKANBARU -
Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru akan membebaskan semua biaya
pendidikan bagi mahasiswa penghafal al Qur’an. Kebijakan pembebasan itu
diberikan kepada mahasiswa yang hafal 30 juzz, sementara penghafal 5
juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz dan 25 juz memperoleh beasiswa pendidikan
dalam jumlah bervariasi.
''Ini bukti penghargaan kampus terhadap capaian prestasi mahasiswa baik
secara akademik maupun non akademik terutama bagi mahasiswa penghafal al
Qur'an,'' kata Anton Afrizal Candra, Sekretaris Lembaga Dakwah Islam
Kampus (LDIK) UIR, Senin sore (15/1/2018) di Kampus UIR Perhentian
Marpoyan Pekanbaru.
Anton menjelaskan, Rektor UIR Syafrinaldi
telah menyetujui pembebasan dan pemberian beasiswa itu. Ia juga telah
menugaskan LDIK menseleksi penghafal al Qur'an melalui Surat Keputusan
(SK) bernomor 359/UIR/KPTS/2017 tentang Beasiswa Pendidikan Tahfizh al
Qur'an, November 2017. Dalam SK itu, kata Anton, Rektor menegaskan
memberi beasiswa pendidikan kepada mahasiswa UIR Program S1 dan D3 yang
hafal al Qur'an.
''Beasiswa kita berikan usai seleksi,'' ujar
Anton. Menurut Anton, hingga saat ini LDIK telah menseleksi enam
pendaftar beasiswa angkatan pertama. Mereka mahasiswa yang berasal dari
angkatan 2016/2017 yang hafal 5 juz, 10 juz dan 30 juz. Seleksi
dilakukan oleh tim yang terdiri dari Zulhelmy sebagai penanggung jawab,
Anton Afrizal Candra (Ketua) dan Miftah Syarif, Daharmi Astuti, Saproni,
Ahmad Tarmizui, Siti Nugroho, masing-masing sebagai anggota. Seleksi
dilaksanakan pada SenIn (15/1/2018) sejak pukul 08.00 hingga sore hari
pukul 15.00 wib.
''Alhamdulillah seleksi berjalan sesuai rencana dan tahapan, dan esok
Selasa (16/1) insha Allah akan diumumkan hasilnya. Lalu kita serahkan
kepada Rektor untuk memperoleh beasiswa,'' ujar Dosen Fakultas Hukum UIR
itu.
Seleksi beasiswa program tahfizh diharapkan dapat memotivasi
mahasiswa UIR menghafal Qur'an, dan beasiswa yang diberikan, lanjut
Anton, bisa menjadi sarana promosi bagi UIR ke sekolah tingkat Madrasah
Aliyah Negeri atau swasta. Juga Pondok Pesantren baik di Provinsi Riau
maupun di luar Riau.
Di samping itu, UIR ingin hadir memperhatikan
para tahfizh Qur'an yang jelas-jelas secara teologis ditempatkan pada
tempat yang mulia. Bukankah penghafal Qur'an diangkat derajatnya sampai
derajat kenabian. ‘’Barang siapa yang membaca (hafal) al Qur'an maka
sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak
diwahyukan kepadanya,'' tegas ustadz Anton mengutip hadits Nabi Muhammad
riwayat Hakim. (rls)
https://www.goriau.com/berita/pekanbaru/uir-bebaskan-biaya-pendidikan-untuk-penghafal-al-quran.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar